Selasa, 10 Februari 2015

Jual Resin Purolite - Jual Resin Kation

Jual Resin Purolite - Jual Resin Kation

CARA MENENTUKAN PERHITUNGAN KOEFISIEN PERPINDAHAN MASSA
PADA RESIN PENUKAR ION PUROLITE

CARA MENENTUKAN PERHITUNGAN KOEFISIEN PERPINDAHAN MASSA PADA RESIN PENUKAR ION PUROLITE

 Proses pertukaran ion merupakan reaksi kimia antara ion-ion dalam fase liquid
dengan ion-ion dalam fase solid. Ion – ion tertentu dalam larutan akan diadsorb oleh
exchanger solid, karena electroneutralityharus dipertahankan maka exchanger solid akan
melepaskan ionnya ke larutan sebagai pengganti ion yang diadsorb. Sebagai contoh, pada
pelunakan air dengan proses pertukaran ion, ion-ion Kalsium dan Magnesium dihilangkan
dari dalam air dan exchanger solidmelepaskan ion-ion Natrium sebagai pengganti ion-ion
Kalsium dan Magnesium yang dihilangkan. Reaksi berjalan secara stoikiometri serta
reversible dan mengikuti hokum perpindahan massa. Purolite adalah salah satu resin
penukar ion yang banyak digunakan dalam aplikasi pelunakan air umpan boiler, namun
dalam perhitungan koefisien perpindahan massanya selama ini secara sederhana dianggap
sebagai adsorben, sedangkan fenomena penukar ion itu sendiri kurang diperhatikan.
Sebagai bahan yang akan ditukar ionnya adalah ion Ca2+, dipilih karena merupakan ion
utama yang harus dihilangkan pada air umpan boiler. Reaksi kimi pada proses pertukaran
ion. Pelunakan air dengan exchange solid, baik zeolite maupun resin sistesis, ditunjukan
oleh reaksi sebagai berikut:
Ca2+ + 2NaEx  CaEx2 + 2Na+
 Dimana Ex menunjukan exchanger solid. Seperti ditunjukan pada reaksi tersebut,
air dapat dilunakkan dengan menuka Na+ dari exchanger solid dengan Ca2+ dalam air.
Setelah solid jenuh oleh Ca2+ makan dilakukan regenerasi dengan menggunakan larutan
garam kuar, karena reaksinya reversible. Reaksi regenerasi dapat dinyatakan sebagai
berikut:
CaEx2 + 2Na+
 2NaEx + Ca2+
Setelah regenerasi, exchange solid dicuci untuk menghilangkan sisa garam dan
dipersiapkan lagi untuk melunakkan air. Tahapan – tahapan yang terjadi dalam ion
exchange adalah:  Lepasnya ion dari resin
 Reaksi pertukaran ion resin dan larutan
 Teradsorbnya ion dari larutan ke dalam permukaan resin
Tahapan yang proses pertukaran ion dapat dituliskan sebagai berikut:

 = kD S(C-Ci*)

Dimana dq/dt adalah laju perpindahan (meq/L.s), kD adalah koefisien perpindahan, S adalah
luas permukaan total resin, C adalah konsentrasi ion Ca2+ pada bulk liquid dan Ci* adalah
konsentrasi Ca2+ pada interface.
Kemudian untuk tahap regenerasi dapat dituliskan persamaannya sebagai berikut:

= k1(Q-q).C – k2.q.(Co-C)

 Dimana q adalah konsentrasi ion Ca2+ dalam resin (meq/gram resin), C adalah
konsentrasi ion Ca2+ dalam larutan (meq/L), Q adalah kolom pada waktu t, Co adalah
konsentrasi ion Ca2+ dalam larutan mula-mula (meq/L), dan k1-k2 adalah konstanta laju
reaksi.Karena tahapan – tahapan tersebut berlangsung secara seri, maka harus ditentukan
dulu mana tahapan yang mengontrol dari percobaan agar persamaan desain yang tepat
beserta koefisien perpindahan massanya.
Koefisien Perpindahan Massa
Oleh karena flux perpindahan massa dan luas interfacial antara liquid dan solid tidak dapat
ditentukan secara langsung dalam percobaan (yang dapat ditentukan hanya laju dan luas
total interfacial), maka koefiseien perpindahan massa dinyatakan sebagai laju perpindahan
massa dibagi volume packing yang disebut sebagai koefisien perpindahan massa overall
volumetric (Nachod, 1956).

Untuk info dan pemesanan hubungi : 

022-7239019
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88

e-Mail:
adywater@gmail.com
adysaputro23@ymail.com

Kantor : 


Surabaya :
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo  ( Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo ) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo (Telp : 081330447814 )

Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT: 01 Rw: 08 Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah. Jakarta Barat Kode Pos: 11480

Bandung:
Jalan Mande Raya Bo 26, Cikadut, Cicaheum Kota Bandung

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Penjelasan Pasir Silika/Kwarsa